Empat Proyek Fisik di DPKPP Luwu Timur Mulai Berjalan

  • Bagikan
Kepala Bidang Sarpras dan Pengembangan Kawasan Permukiman, DPKPP Kabupaten Luwu Timur, Jante ST.

KATARAKJAT.CO.ID, MALILI — Empat proyek besar yang ada di lingkup Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (DPKPP) Luwu Timur kini sudah mulai berjalan. Bahkan ke empat proyek itu sudah berjalan sejak sebulan yang lalu.

“Dari 71 total paket proyek fisik tahun anggaran 2025 yang ada di DPKPP ini, tercatat ada empat yang besar yang mana anggarannya di atas Rp 500 Juta, dan keempatnya sudah berjalan sekitar satu bulan yang lalu.

Sedangkan 67 paket proyek lainnya adalah berstatus pengadaan langsung (PL) yang anggarannya dibawah Rp 400 Juta dan saat ini tengah dalam proses administrasi di ULP,” Ungkap Kepala Bidang Sarpras dan Pengembangan Kawasan Permukiman, DPKPP Kabupaten Luwu Timur, Jante ST, Selasa 2 September 2025.

Adapun ke empat paket proyek yang dimaksud yaitu, Proyek lanjutan pembangunan trotoar kawasan lingkungan di Kelurahan Malili dengan anggaran Rp 2 Miliar, Proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Balangan Kecamatan Malili dengan anggaran Rp 500 Juta, Proyek pembangunan jalan one one di Kecamatan Towuti dengan anggaran Rp 500 Juta, dan Proyek pembangunan jalan di Desa Wewangriu Kecamatan Malili dengan anggaran Rp450 Juta.

Jante mengatakan, untuk Proyek lanjutan pembangunan trotoar kawasan lingkungan di Kelurahan Malili tersebut, di bahwa trotoar terdapat saluran air karena menggunakan material pracetak yang disebut U-ditch. Yang mana material U-ditch ini adalah merupakan hasil cetakan buatan pabrik dari Makassar dengan tipe 60 serta memiliki kekuatan beton ukuran K 350.

“Kwalitas bahan u-ditch ini cukup bagus, dan memiliki ukuran 60×60 cm, yang dipasang kait mengait dengan lainnya. Selain cepat dipasang, juga terlihat rapih karena memiliki tutup diatas yang berfungi jadi trotoar,” Jelas Jante.

Ia juga mengungkapkan bahwa keunggulan pasangan u-ditch ini, kualitas pekerjaan kontraktor pelaksananya tidak diragukan lagi. Sebab bedah dengan pembangunan drainase yang menggunakan material batu dan campuran semen, yang terkadang kwalitas campuran semennya dimainkan oleh kontraktor demi untuk mendapatkan keuntungan besar.

“Jadi, dengan menggunakan bahan u-ditch ini kwalitasnya bisa lebih bagus dibanding menggunakan material batu dan campuran semen,” Terang Jante.

Untuk itu Jante berharap, dengan berjalannya proyek fisik yang ada di lingkup DPKPP tahun anggaran 2025 ini, semoga dapat selesai sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.

“Terhitung sejak pelaksanaannya, belum ditemukan keluhan atau kesulitan dari pelaksananya, dan mudah mudahan pekerjaan proyek tersebut berjalan sesuai yang diharapkan yang tentu memiliki asas manfaat kepada masyarakat,” tutup Jante.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *