Tahun 2026, UIN Palopo Target Akreditasi Unggul Tingkat Universitas

  • Bagikan

*Miliki Tujuh Prodi Unggul, Lima Prodi Lainnya Disiapkan Naik Kelas, juga Buka Penerimaan Maba Jalur Mandiri Sejak 1 Desember 2025

KATARAKJAT.COM,PALOPO–Untuk memberikan layanan akademik terbaik bagi mahasiswa, perguruan tinggi negeri satu-satunya di Luwu Raya, Universitas Islam Negeri Palopo menargetkan Akreditasi Unggul tingkat universitas di tahun 2026.

“Insya Allah, tahun 2026 mendatang kita target raih akreditasi unggul, naik kelas dari Baik Sekali menjadi Unggul,” sebut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr munir Yusuf, M.Pd saat ditemui Katarakjat.com di Ruang Kerjanya baru-baru ini.

Dikatakannya, untuk saat ini ada tujuh Program Studi (Prodi) yang sudah berakreditasi unggul. Lima diantaranya dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

“Sementara dua Prodi lainnya, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah,” ujar Munir.

Untuk meraih akreditasi Unggul tingkat universitas, pihaknya menargetkan lima Prodi naik kelas dari Baik Sekali meraih akreditas Unggul di tahun 2026. Yakni Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Hukum Tata Negara (HTN), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Matematika serta Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Jika semua ini bisa tercapai, Insya Allah dapat memenuhi target. UIN meraih akreditasi Unggul tingkat universitas di tahun 2026,” sebutnya.

Saat ini kata dia, pihaknya melakukan migrasi data dari IAIN menjadi UIN di Dikti mulai dari sinta, sister, ppdikti termasuk akreditasi prodi. Setelah semuanya selesai, UIN Palopo mengajukan re akreditasi dari Baik Sekali menjadi Unggul.

“Kita optimis bisa mencapai semuanya, apalagi UIN Palopo saat ini juga sudah meraih sertifikat internasional, dua sertifikat ISO sekaligus: ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dan ISO 21001:2018 yang mengatur Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, UIN Palopo saat ini juga telah membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Mandiri sejak 1 Desember 2025 kemarin. Jalur ini dibuka bagi calon mahasiswa yang sudah tidak lagi diterima melalui jalur SPAN-PTKIN maupun UM-PTKIN.

“Ini kita lakukan agar anak-anak kita di Luwu Raya ini maupun daerah sekitar memperoleh hak belajar di perguruan negeri,” sebutnya.

Jalur mandiri ini sebagai alternatif karena SPAN-PTKIN baru akan dibuka pada Februari, sementara UM-PTKIN dijadwalkan berlangsung pada April. Dengan dibukanya jalur mandiri lebih awal, calon mahasiswa tidak perlu menunggu jalur nasional untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Dalam jalur mandiri ini lanjut Munir, UIN Palopo membuka beberapa kategori penerimaan. Mulai dari jalur pesantren mandiri dan madrasah, jalur prestasi non-akademik serta jalur afirmasi bagi wilayah 3T, terluar, tertinggal dan yang termarjinalkan.

Berbeda dengan jalur reguler, seleksi jalur khusus ini tidak melalui tes tertulis. Calon mahasiswa dari jalur pesantren dan madrasah dinilai telah memiliki standar pengetahuan keagamaan yang memadai untuk PTKIN.

“Sementara itu, peserta jalur prestasi non-akademik diseleksi berdasar rekam jejak dan capaian prestasi, jalur afirmasi dinilai dari kondisi dan latar belakang sosial yang memenuhi kriteria,” terangnya.

Seluruh jalur khusus tersebut menggunakan penilaian berbasis portofolio. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi, pengalaman, dan prestasi calon mahasiswa, tanpa harus melalui tes akademik tambahan.

Selain membuka penerimaan mahasiswa baru, UIN Palopo juga tengah menyiapkan pengembangan institusi ke depan, khususnya untuk tahun 2026. Meski saat ini masih dalam tahap perencanaan seiring proses alih bentuk, UIN menargetkan pembukaan Fakultas Sains dan Teknologi.

“Dari Fakultas baru ini, kemungkinan akan membina empat prodi baru,” sebutnya.

Berbagai Prestasi

Untuk diketahui UIN Palopo meraih berbagai prestasi, seperti di Bulan Januari 2025 kemarin, UIN Palopo menempati peringkat pertama se-Luwu Raya dan peringkat ke-88 secara nasional dalam pemeringkatan Webometrics. Secara global, kampus ini berada di posisi 5.818 dari lebih dari 32.000 perguruan tinggi di lebih dari 200 negara. Data tersebut dapat diakses melalui laman resmi Webometrics di https://www.webometrics.info/en.

Tak hanya itu, pada Maret 2025, UIN juga memperoleh pengakuan internasional berupa dua sertifikat ISO sekaligus: ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dan ISO 21001:2018 yang mengatur Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan.

Prestasi lainnya, setelah peresmian Klinik Kesehatan UIN pada Desember 2023 oleh Dirjen Pendis Kemenag RI. Klinik UIN Palopo meraih akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan RI (Nomor: YM.02.01/D/44594/2024) yang berlaku sejak 22 Agustus 2024. Predikat ini merupakan penghargaan tertinggi bagi fasilitas layanan kesehatan primer seperti Puskesmas, berdasarkan standar fasilitas dan mutu pelayanan yang berkelanjutan.

Kemudian 5 Oktober 2025, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Prof Dr KH Andi Nasaruddin Umar MA meresmikan Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *