Gagal Cetak Sejarah, Futsal Indonesia Ditekuk Iran 4-5 Adu Penalti

  • Bagikan
Tim Nasional Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Iran setelah kalah melalui adu penalti 4-5 pada partai final AFC Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu Malam pukul 22.44 Wita.

*Partai Final AFC Futsal 2026

KATARAKJAT.COM,JAKARTA–Tim Nasional Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Iran setelah kalah melalui adu penalti 4-5 pada partai final AFC Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu Malam pukul 22.44 Wita

Iran tampil sebagai lawan tangguh sejak awal laga. Team Melli membuka keunggulan pada menit keempat lewat Hosein Tayebi yang menuntaskan umpan dari Mehdi Karimi.

Upaya Iran untuk menambah gol justru berbalik menjadi keuntungan bagi Indonesia. Pada menit ketujuh, Reza Gunawan mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan bola muntah akibat kegagalan Bagher Mohammadi mengamankan tendangan Dewa Rizki. Skor berubah menjadi 1-1.

Tak lama berselang, lemparan Ahmad Habiebie berhasil diterima Israr Megantara. Meski dikawal ketat, Israr mampu melepas tembakan akurat yang membawa Indonesia berbalik unggul 2-1.

Indonesia kembali menambah keunggulan dua menit kemudian. Israr Megantara kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima lemparan datar Habiebie, menggiring bola, lalu menuntaskan peluang menjadi gol. Skor 3-1 untuk Indonesia pada menit kesembilan.

Iran sempat mencetak gol pada menit ke-15 melalui Saeid Ahmad, namun wasit membatalkannya usai meninjau tayangan ulang karena bola dinilai keluar lapangan sebelum gol tercipta.

Menit ke-16, Wendy Brian Ick melakukan pelanggaran akumulasi yang berujung penalti dari titik kedua. Namun eksekutor Iran, Salar Aghapour, gagal menaklukkan Habiebie yang tampil gemilang di bawah mistar.

Iran akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-18. Kesalahan Habiebie saat menguasai bola dimanfaatkan oleh Iran, dengan umpan Aghapour diselesaikan oleh Mehdi Karimi. Babak pertama pun berakhir dengan skor 3-2 untuk Indonesia.

Memasuki babak kedua, Iran tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan tuan rumah. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-23 ketika Saeid Ahmad mencetak gol melalui situasi tendangan bebas, menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Indonesia kembali unggul hanya beberapa detik kemudian lewat gol Samuel Eko yang memanfaatkan kesalahan Iran dalam membangun serangan. Skor berubah menjadi 4-3.

Iran terus melancarkan tekanan, tetapi solidnya lini pertahanan Indonesia membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Pada empat menit terakhir waktu normal, Iran menerapkan strategi powerplay dengan Mehdi Karimi sebagai kiper terbang. Strategi ini berhasil setelah Karimi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-37, mengubah skor menjadi 4-4.

Laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Tidak ada gol tercipta pada babak pertama extra time. Gol baru lahir pada babak kedua extra time ketika Israr Megantara mencetak gol dari situasi sepak pojok pada menit ke-38, membawa Indonesia unggul 5-4.

Iran kembali merespons dengan powerplay. Salar Aghapour mencetak gol jarak jauh yang menyamakan skor menjadi 5-5. Hingga waktu berakhir, skor tetap imbang dan pertandingan ditentukan lewat adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, Firman Adriansyah sukses menjadi penendang pertama Indonesia, sementara Muhammad Nizar berhasil menggagalkan penalti Masoud Yousef. Rio Pangestu kemudian membawa Indonesia unggul 2-0, sebelum Mohammadhosein Derakhsani memperkecil kedudukan.

Rizki Xavier kembali membawa Indonesia menjauh dengan skor 3-1, namun Saeid Ahmad membalas untuk Iran. Dewa Rizki gagal mencetak gol pada kesempatan berikutnya, membuat Iran menyamakan skor menjadi 3-3 lewat Aghapour.

Penendang kelima Indonesia, Ardiansyah Nur, kembali membawa Merah Putih unggul 4-3, tetapi Hossein Tayebi menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Pada penentuan, Israr Megantara gagal menuntaskan tugasnya, sementara Hossein Sabzi sukses mencetak gol untuk Iran. Skor pun berubah menjadi 5-4, Indonesia harus puas mengakui kekalahan adu penalti dari Iran.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *