Demo Tuntut Provinsi Luwu Raya di Makassar Ricuh, Tujuh Orang Luka-luka

  • Bagikan

KATARAKJAT.COM, MAKASSAR – Tujuh anggota Satpol PP Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) terluka dalam aksi unjuk rasa ricuh di kantor Gubernur Sulsel, Senin (12/1/2026). Sejumlah fasilitas kantor juga dirusak massa.

“Ini saya masih di poliklinik kantor Gubernur, ada 7 orang luka-luka kena lemparan batu, semua rata-rata luka robek dan dijahit,” ucap Kasatpol PP Sulsel Arwin Azis.

Demo berujung ricuh itu terjadi di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (12/1) sore. Massa yang berunjuk rasa terkait pemekaran Luwu Raya diduga memaksa masuk ke dalam kantor.

“Sepertinya kan mau memancing kita. Tapi kita tidak terpancing, karena kalau kami terpancing masyarakat juga kena dampak di luar,” tuturnya.

Massa aksi unjuk rasa diduga melempar batu ke dalam kantor Gubernur Sulsel. Mereka mendorong dan mencoba membobol pagar yang dijaga Satpol PP Sulsel.

“Mereka bebas melempar ke dalam, memaksa mau masuk. Inikan tidak bisa, ada mekanismenya ada aturan, masuk kantor gubernur baik-baiklah,” ujar Arwin.

Arwin menuturkan, sejumlah fasilitas kantor Gubernur Sulsel dirusak. Kaca ATM juga pecah terkena lemparan batu.

“Pagar itu rusak parah, belum lagi ATM dari bank Sulselbar pecah-pecah kacanya semua itu dilempari mereka dari luar,” paparnya.

Arwin mengaku berencana melaporkan kejadian ini ke polisi. Dia keberatan demo berujung kericuhan itu melukai personelnya.

“Kami sudah siap-siap ini mau ke polsek mau laporan. Dengan membawa korban-korbannya,” imbuh Arwin.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *