Dukcapil Palopo Jemput Bola Perekaman E- KTP di Rumah Warga

  • Bagikan

Dukcapil Palopo melaksanakan layanan jemput bola perekaman E-KTP di Kelurahan Jaya. –ft: istimewa

KATARAKJAT.CO.ID, PALOPO — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcail) Palopo kembali melaksanakan layanan jemput bola di kelurahan Jaya.

Kunjungan atau layanan jemput bola ini dilaksanakan di rumah warga yang sedang sakit yang juga sudah lanjut usia.

Kepala Dukcapil Palopo, Andi Besse Nur Asia, mengatakan, layanan jemput bola dilakukan untuk mempermudah warga dalam pengurusan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil.

“Petugas kami langsung mendatangi rumah warga yang sedang sakit untuk dilakukan perekaman E KTP di tempat tanpa haris datang ke kantor. Ini dilakukan untuk mempermudah warga yang sedang sakit,” jelas Besse.

Selain itu, Besse menyebut, sejauh ini Dukcapil Palopo aktif dalam memberikan layanan jemput bola bagi masyarakat yang sakit, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), termasuk warga yang sudah lanjut usia.

“Layanan jemput bola dilakukan berdasarkan laporan masyarat yang disampaikan melalui pihak Kelurahan. Setelah itu pihak Kelurahan melakukan koordinasi ke Dukcapil untuk dilakukan perekaman langsung di rumah warga,” katanya.

Sementara itu, Dukcapil mengingatkan ke masyarakat agar tidak merespon jika ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan petugas Dukcapil. Pasalnya, baru-baru ini, ada beberapa laporan masyarakat Palopo ke Dinas Dukcapil yang mengaku ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan petugas Dukcapil.

Beruntung mereka belum sempat memberikan data pribadi yang diminta dan langsung melaporkan hal ini ke Dukcapil Palopo. Pelaku tersebut biasanya menghubungi masyarakat melalui via watshap atau telepon dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain itu, foto profil yang terpasang pada watshap para pelaku penipuan ini juga terlihat seperti petugas Dukcapil, mulai dari pakaian layaknya ASN, higga latar belakang foto yang bertuliskan Dukcapil seolah-olah mereka sedang berfoto di kantor.

Besse juga menyebut Pemerintah Kota Palopo akan mengeluarkan surat edaran agar informasi terkait modus penipuan ini bisa langsung sampai ke masyarakat. “Salah satu tujuan penipuan ini adalah mengambil data pribadi kemudian disalahgunkan,” katanya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *