Oknum Brimob Pengeroyok Kader HMI di Palopo Ditangkap, Polisi Masih Kejar Pelaku Lainnya

  • Bagikan
Salah seorang korban penganiayaan saat dirawat di UGD RS dr Palammai Tandi Palopo.

KATARAKJAT.COM, PALOPO – Oknum Anggota Brimob yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap mahasiswa dan rekannya di Cafe Up-Street di Jalan K.H. Moh. Kasim, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya ditangkap. Pelaku telah diserahkan ke kesatuannya yaitu Provos Satuan Brimob Batalyon D guna ditangani sesuai mekanisme internal kepolisian.

“Benar, ada satu orang yang diamankan dan diketahui merupakan oknum anggota Brimob. Namun, karena statusnya anggota, kami menyerahkan penanganan lanjutannya kepada kesatuannya,” kata KBO Satreskrim Polres Palopo, Ipda Ma’rup, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Ma’rup, pemeriksaan terhadap oknum Brimob itu kini dilakukan langsung oleh Provos Brimob Batalyon D.

“Kalau oknum anggota, penanganannya dilakukan oleh provos Sat Brimob. Kebetulan mereka memiliki satuan dan mekanisme pemeriksaan tersendiri. Yang jelas, kemarin sudah dilakukan interogasi dan pemeriksaan oleh provos dari Batalyon D,” ujarnya.

Selain menangkap oknum Brimob, polisi juga masih memburu sejumlah pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Sehubungan dengan perkembangan proses penyelidikan kasus pengeroyokan di Kafe Upstreet, saat ini kami sudah memeriksa beberapa orang, baik korban maupun saksi-saksi,” ujar Ma’rup

Meski sudah ada satu orang yang diamankan, Ma’rup menegaskan penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. “Untuk penetapan tersangka, kami masih dalami. Sementara ini, kami baru memperoleh ciri-ciri pelaku di luar dari konteks oknum aparat. Yang jelas, kami bisa menangani pihak masyarakat sipil karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polres Palopo,” jelasnya.

Ma’rup menyebut penyidik saat ini tengah melengkapi berkas penyidikan, termasuk pembuatan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) untuk disampaikan kepada korban.

“Saat ini kami fokus melengkapi berkas dan memeriksa tambahan saksi. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami bisa menetapkan tersangka,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa yang juga kader HMI Palopo bersama rekannya dikeroyok di Cafe Up Street, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Minggu (19/10/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Muh Sukran Marjun (24) dan Muh Kautzar (20).

Saat itu, mereka bersama tiga rekan duduk menikmati hiburan live music. Sekitar pukul 00.15 Wita, seorang perempuan tak dikenal menghampiri Sukran dan mengaku berteman dengan pacarnya.

Tak lama, seorang pria datang dan langsung mencengkeram baju Sukran hingga robek. Keributan pun terjadi. Melihat kejadian itu, Kautzar berusaha melerai, namun justru dipukul di kepala sebelah kiri.

Pegawai kafe menenangkan para pihak dan meminta Sukran menyelesaikan masalah di luar. Namun, setelah di luar, Sukran kembali diserang oleh beberapa orang tak dikenal.

Ia dipukul di kepala menggunakan benda menyerupai ikat pinggang, ditendang di pinggang, dan didorong hingga tersandar di pintu kios dekat kafe. Akibat kejadian itu, Sukran mengalami luka robek di kepala kiri, bengkak di lengan kanan dan pipi, serta lecet di tengkuk dan pundak kanan. Korban mengaku tidak mengenali para pelaku.

Namun, Kautzar sempat mendengar dari pengunjung bahwa salah satu pelaku diduga anggota Brimob. Informasi tersebut belum dipastikan kebenarannya. Berdasarkan keterangan saksi ciri-ciri salah satu pelaku bertubuh gemuk, tinggi sekitar 170 cm, berambut pendek ikal, dan mengenakan baju warna hijau.

Setelah kejadian, polisi menyisir sejumlah kafe dan tempat biliar di Kota Palopo, termasuk Cafe Up Street. Dari lokasi, polisi menemukan empat botol kosong minuman keras dan dua botol wiski.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *