Pelunasan Biaya Haji Tahap I, CJH Palopo, Lutra, Lutim Belum Ada Lunas

  • Bagikan

KATARAKJAT.COM, MAKASSAR – Menjelang berakhirnya batas pelunasan biaya haji Tahap I pada 23 Desember 2025, tingkat pelunasan calon jemaah haji Sulawesi Selatan (Sulsel) masih berada di angka sekitar 20 persen. Salah satunya untuk Kota Palopo dari 20 orang belum ada satupun yang melunasi (nol persen).

Sementara Kabupaten Luwu dari 39 jatah kuota haji sudah sebanyak 15 orang melunasi. Kabupaten Luwu Utara dari kuota haji 60 orang yang sudah melunasi masih nihil namun ada 14 orang yang tercatat sebagai jemaah istitaah.

Lalu untuk Kabupaten Luwu Timur dari 31 orang kuota haji yang melunasi juga belum ada namun ada 2 orang yang tercatat sebagai jemaah istitaah.

Kasi PHU Kemenang Palopo, H. Sirajuddin mengungkapkan, data tanggal 8 Desember itu SPT menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan. Tentang Istitaahnya, sesudah itu baru konfirmasi ulang pelunasannya di bank.

“Tadi pagi sudah ada sebagian yang keluar dan sudah disampaikan ke bank untuk konfirmasi kembali pelunasannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel, H. Ikbal Ismail, mengingatkan seluruh jemaah agar segera menyelesaikan kewajibannya sebelum kesempatan itu tertunda hingga tahun berikutnya.

Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I untuk jemaah haji Sulsel yang masuk kuota pemberangkatan tahun 2026 masih rendah.

Dari total 9.670 jemaah, baru sekitar 2.000 calon jemaah yang tercatat menyelesaikan pelunasannya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel, H. Ikbal Ismail, menegaskan bahwa batas akhir pelunasan Tahap I ditetapkan pada 23 Desember 2025.

Jemaah yang tidak menyelesaikan pelunasan hingga tanggal tersebut, otomatis akan dialihkan ke pemberangkatan tahun berikutnya.

“Jadi, kami berharap agar kesempatan tahun ini bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan,” ujar Ikbal.
Selain pelunasan, Ikbal juga mengimbau seluruh jemaah untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai syarat istita’ah.

Mereka yang sudah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan diharapkan segera melanjutkan proses pelunasan di Bank Penerima Setoran Haji (BPS) setempat.

“Kami minta agar jemaah tidak menunda-nunda pemeriksaan kesehatan dan pelunasan. Ini penting agar proses administrasi bisa berjalan lancar,” tambahnya.

Ikbal berharap seluruh kuota haji Sulsel tahun 2026 dapat terpenuhi sebelum batas waktu berakhir.
Setelah proses pelunasan selesai, pihaknya akan fokus pada penyelenggaraan manasik haji sebagai persiapan keberangkatan.

“Kami berharap seluruh kuota haji Sulsel dapat terpenuhi sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. Setelah itu, kita akan fokus pada pembinaan dan manasik haji,” tutup Ikbal.(*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *