KATARAKJAT.COM,PALOPO–Sejak alih status kelembagaan dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), Kampus UIN Palopo terus berlari mencetak prestasi demi prestasi. Terbaru, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berhasil meraih akreditasi Unggul, Rabu 11 Februari 2026 kemarin.
Hal itu diketahui melalui informasi yang disampaikan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) melalui platform digital Sistem Akreditasi LAMSPAK (SASPAK). Sementara SK masih dalam tahap penerbitan yang akan diterbitkan dalam waktu dekat.
Akreditasi Unggul yang diraih Prodi KPI Fakultas Adab dan Dakwah (FUAD) ini melengkapi deretan tujuh Prodi sebelumnya yang lebih dahulu meraih akreditasi Unggul. Yakni Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Kemudian Prodi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Dengan prestasi ini menjadi jalan mulus bagi UIN Palopo untuk meraih akreditasi Unggul tingkat Universitas. Dimana syaratnya minimal 25 persen Prodi berakreditasi Unggul dari seluruh Prodi yang ada.
UIN Palopo sendiri sudah memiliki delapan Prodi Unggul dari 26 Prodi. Yakni 18 Prodi Sarjana, enam Prodi Pascasarjana, satu Prodi PPG dan satu Prodi Program Doktor, kisarannya Prodi Unggul berada pada angka 30,76%.
Itu artinya, satu-satunya kampus negeri di Luwu Raya ini telah memenuhi syarat untuk naik status menjadi Universitas berakreditasi Unggul. Tentunya disertai prestasi-prestasi lainnya.
Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji, M.Ag yang dikonfirmasi menyampaikan rasa syukurnya, dengan ucapan Alhamdulillah. Pihaknya sangat bersyukur, ini semua tidak lepas dari kerja-kerja yang dilakukan seluruh pihak baik yang ada di Prodi KPI maupun FUAD.
Rektor kata dia, mengapresiasi kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas segenap pihak yang terlibat dalam proses panjang akreditasi prodi ini, mulai dari persiapan berupa pemenuhan unsur-unsur yang akan dinilai. Kemudian penyusunan borang hingga pendampingan pada saat asesmen lapangan, mulai dari pimpinan fakultas, dan segenap dosen dan tendik di FUAD, khususnya dosen di Prodi KPI.
“Kami juga apresiasi kepada tim pendampingan dari LPM yang terus mendampingi proses panjang akreditasi prodi ini,” sebutnya.
Dikatakannya, dengan Prodi Unggul KPI, itu artinya secara kelembagaan penyelenggaraan Prodi memenuhi standar kualitas yang sangat tinggi, baik dari segi kurikulum, dosen, fasilitas, maupun output lulusannya.
“Ini bisa jadi nilai tambah buat mahasiswa dan meningkatkan kredibilitas institusi,” ujarnya.
Alumni STAIN/UIN Palopo tahun 1998 ini menyebutkan, menjadi kebanggan tersendiri karena KPI yang sebelumnya bernama jurusan Ilmu Dakwah. Merupakan Prodi tertua di UIN Palopo, Prodi pertama pada saat institusi ini berdiri sejak tahun 1968 lalu.
“Dengan demikian, akreditasi unggul ini menjadi kado dari negara melalui lembaga akreditasi, krna lembaga PT ini akan berulang tahun ke-58 pada 27 Maret 2026 nanti,” ungkap Abbas.
Lebih jauh, Abbas menyampaikan sebagai Prodi yang sudah tua, tentu saja memiliki jaringan alumni yang sangat luas. Dimana beberapa orang di antara alumninya menjadi dosen, pendidik (guru), tenaga kependidikan, pejabat di berbagai instansi pemerintah dan swasta serta memimpin lembaga-lembaga sosial keagamaan.

“Di antara alumni Prodi KPI adalah Prof Abdul Pirol, yang sudah berpangkat Guru Besar (Professor) dan pernah memimpin institusi ini pada tahun 2014-2023,” terangnya.
Ditambahkannya, dari perspektif pengelolaan lembaga, akreditasi unggul ini sekaligus menjdi tantangan untuk menunjukkan peran dan kiprah Prodi di tengah semakin meningkatnya kebutuhan akan media yang berlandaskan nilai-nilai dan spirit Islam.
Dengan berbekal ilmu dan skill komunikasi yang dilandasi pemahaman nilai-nilai Islam. Alumni KPI bisa berkarir di bidang media, keagamaan, atau industri kreatif, seperti jurnalis/Penyiar TV, radio, online media, Content Creator Produksi konten Islami di media sosial. Juga sebagai Public Relations di Lembaga keagamaan, perusahaan, Digital Marketer untuk Promosi produk/halal, branding Islami serta Produser Konten Islami di TV, YouTube, Tik Tok, dan bidang-bidang lainnya.
Alumni dan juga merupakan Guru Besar Komunikasi di Prodi KPI, Prof Dr Abdul Pirol, M.Ag turut memberikan komentar. Ia menyebutkan hal ini menjadi satu kesyukuran bagi UIN Palopo dan segenap warganya, khususnya di FUAD. Akreditasi unggul yang diraih KPI menunjukkan kualitasnya yang terus meningkat dan mampu bersaing dengan Prodi serupa di seluruh PTKIN se-Indonesia.
“Selain itu, akreditasi unggul KPI juga menunjukkan bahwa tradisi Ilmu Keislaman tetap dapat terawat dan berkesinambungan, apa yang dicapai Prodi KPI memenuhi optimisme tersedianya Prodi yang layak menjadi pilihan bagi masyarakat, calon mahasiswa,” sebut Ketua Dewan Guru Besar UIN Palopo ini.
Sementara itu, di berbagasi kesempatan, Rektor UIN Palopo mengungkapkan, di tahun 2026 ini pihaknya mengejar keunggulan dan merupakan tahun mutu. “Untuk program Tahun 2026, tahun ini adalah tahun mutu, kita memasuki tahun mengejar keunggulan,” sebutnya.
PERINGKAT PERTAMA LUWU RAYA
Tidak main-main, hal tersebut sudah mulai terasa, di Bulan Januari 2026 kemarin. UIN Palopo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Berdasarkan pemeringkatan Webometrics edisi Januari 2026, UIN Palopo tercatat naik 2.008 peringkat dunia dan menempati posisi peringkat pertama perguruan tinggi terbaik di wilayah Luwu Raya.
Dalam rilis terbaru tersebut, UIN Palopo berada di peringkat 3.846 dunia meningkat signifikan dibanding edisi Januari 2025 yang berada pada posisi 5.854 dunia.
Selanjutnya di awal Februari 2026 kembali meraih akreditasi unggul untuk Prodi KPI. Rencananya beberapa prestasi diproyeksikan untuk diraih. Salah satunya, sesuai perjanjian kinerja (perkin) rektor dengan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, di tahun 2026 ini menargetkan tiga tambahan Prodi Unggul.(*)
#Prodi Unggul UI Negeri Palopo:
1. Pendidikan Agama Islam (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
2. Pendidikan Bahasa Inggris (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
3. Manajemen Pendidikan Islam (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
4. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
5. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
6. Ekonomi Syariah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
7. Perbankan Syariah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
8. Komunikasi dan Penyiaran Islam (Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah)












