KATARAJKAT.COM, PALOPO — Wali Kota Palopo, Hj Naili Trisal meninjau jembatan gantung Pajalesang yang akan direvitalisasi, Selasa 30 September 2025. Dengan penuh perhatian, ia melihat dari dekat lokasi rencana revitalisasi sarana vital yang selama ini menjadi nadi penghubung warga di kawasan tepian.
Kunjungan itu bukan sekadar formalitas. Di baliknya, tersimpan kisah perjuangan panjang sang wali kota perempuan pertama di Sulsel ini dalam memperjuangkan infrastruktur penting bagi masyarakatnya.
Revitalisasi jembatan gantung ini merupakan hasil komunikasi intens dan upaya tak kenal lelah Walikota Hj Naili Trisal ke pemerintah pusat. Hasilnya, Palopo menjadi salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang mendapatkan alokasi revitalisasi jembatan gantung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Alhamdulillah, ini buah dari doa dan usaha kita semua. Saya sangat berterima kasih atas dukungan penuh pemerintah pusat, khususnya kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Aras (AIA), yang begitu peduli terhadap kebutuhan masyarakat Palopo,” tutur Naili dengan mata berbinar, usai meninjau lokasi pembangunan.
Tahap awal pembangunan telah dimulai dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Setelah rampung, barulah proses fisik akan digarap. Meski begitu, Walikota mengingatkan masyarakat agar bersabar, karena pembangunan jembatan memerlukan proses dan tahapan teknis yang tidak bisa tergesa-gesa.
“Kita butuh kesabaran. Insya Allah, jembatan ini akan berdiri lebih kokoh, lebih aman, dan akan memberi manfaat besar, bukan hanya untuk warga Pajalesang, tapi juga untuk seluruh masyarakat Palopo,” tegasnya.
Antusiasme warga pun terlihat jelas. Mereka menyambut kehadiran Walikota dengan penuh rasa syukur. Bagi masyarakat Pajalesang, jembatan itu bukan sekadar bentangan besi dan kayu, tetapi simbol harapan baru jembatan yang akan membuka akses, mempermudah aktivitas, dan memperkuat denyut ekonomi kawasan tepian.
Sebelumnya, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional P2JN dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Sulawesi Selatan telah mengadakan survei pada hari Ahad 28 September 2025 dan dalam waktu dekat akan dilakukan pembangunan fisik setelah Detail Engineering Design (DED) rampung.
Kunjungan Walikota Palopo dilokasi pembangunan jembatan gantung disambut masyarakat dengan sangat antusias.
Rencananya Jembatan Gantung Pajalesang akan dibangun sepanjang 80 meter dengan lebar 2 meter dan lantainya plat baja serta memakai gelagar baja dan semuanya bangunan baru, yang dengan itu nantinya akan sangat membantu mobilitas warga.(*)













